Menu MBG Dapur SPPG Tamanan 2 Kemirian saat bulan ramadan 2026.
Bondowoso, KABARDAERAH.CO.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan 2 Kemirian Bondowoso, menegaskan komitmennya untuk menjamin standar gizi seimbang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Di tengah sorotan publik mengenai variasi menu kering selama Ramadan ini, SPPG Tamanan 2 Kemirian proaktif melakukan pengawasan ketat terhadap komposisi makanan.
Pihak pengelola SPPG memastikan bahwa setiap porsi tetap mengandung zat gizi makro dan mikro yang diperlukan, mulai dari karbohidrat, protein hewani, hingga sayur-sayuran dan buah-buahan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat.
“Kami memahami bahwa selama Ramadan, daya tahan makanan menjadi lebih tinggi. Namun, kami menjamin bahwa ahli gizi di dapur kami telah menghitung setiap menu agar tetap memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” kata Owner SPPG Tamanan 2 Kemirian, Hajjah Aisyatul Fitriyah, Sabtu, (28/2/2026).
Ia menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pemorsian, guna menghindari menu “ala kadarnya”.
“Kami memastikan meskipun bentuknya keringan untuk berbuka, kandungan gizi tetap memenuhi standar Badan Gizi Nasional” ujarnya.
Upaya ini dilakukan agar program MBG tetap efektif mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa, sekaligus merespons cepat masukan orang tua wali murid agar nutrisi anak tetap terjaga selama berpuasa.
“Tim ahli gizi di dapur MBG kami bekerja maksimal, menyusun menu, komposisi dan porsi yang telah ditentukan. Kandungan gizinya sudah diperhitungkan secara saksama, termasuk saat Ramadan agar tetap memenuhi kebutuhan nutrisi anak,” ucap Hajjah Fitriyah.
Selain gizi pada menu makanan, Hajjah Fitriyah juga menegaskan bahwa pengelolaan anggaran program MBG telah dilakukan secara terukur dan sesuai perhitungan yang matang. Ia membantah tudingan bahwa nilai anggaran tidak sebanding dengan kualitas menu yang disajikan kepada penerima manfaat.
Menurutnya, pagu anggaran 15 ribu, dari jumlah itu kemudian dibagi yakni untuk insentif mitra dapur Rp2000, untuk operasional dapur dan gaji karyawan Rp3000.
Kemudian satu paket kering menu MBG porsi besar Rp10.000 untuk SD kelas 4 sampai SMA.
Sedangkan porsi kecil bagi peserta didik tingkat PAUD/TK, balita, hingga siswa SD kelas 1–3 ditetapkan sebesar Rp8.000 per porsi.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan memahami alur regulasi program MBG yang digagas presiden Prabowo ini, sehingga sampai pada penerima manfaat dengan baik.(*)






