Bukan Cuma Tambal Sulam, Warga Pujer Bondowoso Kembali Lakukan Perbaikan Total disejumlah Jalan Rusak

Warga sedang melakukan perbaikan jalan aspal di jalan raya penghubung Kecamatan Pujer – Tlogosari, pada Rabu (18/3/2026) malam.

Jurnalis : Ubay

BONDOWOSO, KABARDAERAH.CO.ID – Tak lagi sekadar melakukan tambal sulam ala kadarnya, warga di Kecamatan Pujer, Bondowoso turun ke jalan untuk melakukan perbaikan total di sejumlah titik jalan yang rusak parah di jalan raya penghubung Kecamatan Pujer-Tlogosari.

Pantauan di lapangan pada Rabu (18/3/2026) malam, aksi gotong royong ini melibatkan puluhan warga yang membawa peralatan lengkap, mulai dari cangkul hingga mesin perata jalan sederhana termasuk aspal cair satu drum.

Mereka tidak hanya menutup lubang dengan tanah atau batu, melainkan melakukan pembongkaran aspal yang sudah hancur dan melapisinya kembali secara mandiri.

“Ini bukan lagi tambal sulam, tapi perbaikan total, Kami sudah sering melihat kecelakaan di sini, apalagi kalau hujan lubangnya tertutup air. Kalau cuma tambal sulam pakai sirtu (pasir batu), seminggu juga sudah rusak lagi. Jadi, kami sepakat urunan dan kerja bakti untuk perbaikan permanen,” kata Saiful, salah satu relawan.

Langkah ini dipicu oleh kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan dan dianggap menghambat akses ekonomi serta mobilitas warga sehari-hari. Dana perbaikan tersebut dikumpulkan secara swadaya, mulai dari sumbangan warga hingga bantuan dari Showroom Rara Mobil.

Aksi heroik warga Pujer ini kini menjadi sorotan. Meski menuai pujian karena semangat kemandiriannya, fenomena ini sekaligus menjadi tamparan bagi pemerintah daerah terkait prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah setempat.

Warga berharap, aksi ini dapat “menyentuh” pemerintah agar segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh. Srbelumnya warga juga melakukan perbaikan di area jalan pasar Pujer.

“Ini kepentingan masyarakat umum, jika dibiarkan, maka akan semakin parah. Titik yang kami perbaiki kerusakannya parah, salah satunya di depan TK Pembina, satu drum aspal 150 liter belum cukup, semoga pemerintah segera melanjutkan secara merata,” pungkasnya. (*)

banner 300x250
Baca Juga :  Telkom AI Center of Excellence Perkenalkan AI Sebagai ‘Mitra Bisnis Baru’ yang Memastikan Keberlanjutan UMKM Melalui DigiLeap 2025

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *