Kasus Dugaan Penggelapan Bansos PKH di Desa Penang Bondowoso Temui Titik Terang

Gambar ilustrasi musyawarah di balai desa.

Wartawan : Ubay

Bondowoso, KABARDAERAH.CO.ID -Kasus dugaan penggelapan dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang menimpa sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Penang, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso akhirnya menemui titik terang.

Ketua KPM PKH desa setempat berjanji akan mengembalikan seluruh uang milik warga yang sempat digelapkan.

Janji tersebut disampaikan dalam pertemuan mediasi yang dihadiri oleh warga Penerima PKH, perangkat desa, dan pendamping PKH di Balai Desa setempat beberapa hari lalu.

Pendamping PKH Desa Penang, Nurul Khotim, mengatakan ketua kelompok PKH bersedia mengembalikan hak-hak warga penerima PKH yang sempat diambilnya.

“Telah selesai di mediasi, disaksikan pemerintah desa dan KPM, yang bersangkutan siap mengembalikan,” kata Khotim, Rabu (1/4/2026).

Khotim menegaskan, bahwa pendamping PKH selama ini sudah melaksanakan sosialisasi dan edukasi agar KKS dipegang sendiri oleh KPM.

“Namun dilapangan masih ada KPM yang menitipkan KKS kepada pihak lain dan itu diluar sepengatahuan kami” ungkapnya.

Untuk diketahui, salah satu oknum Ketua Kelompok penerima manfaat (KPM) Program keluarga harapan (PKH) di Desa Penang, Kecamatan Botolinggo Bondowoso, diduga menggelapkan uang bantuan sosial milik anggotanya.

Informasi diterima, oknum ketua kelompok tersebut memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) PKH -BPNT atau kartu ATM bansos milik anggotanya, sehingga dengan mudah melakukan penarikan uang bansos PKH tanpa sepengetahuan pemiliknya, bahkan disebut – sebut nilainya jutaan rupiah hasil penarikan beberapa kali pencairan.(*)

banner 300x250
Baca Juga :  Update Nataru 2025/2026: 76.271 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 5 Purwokerto Masih Tersedia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *