Pasokan BBM Terkendala, Sejumlah Siswa di Bondowoso Tak Bisa Bersekolah

Bondowoso, KABARDAERAH.CO.ID — Keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) mulai berdampak pada aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk dunia pendidikan. Seorang siswa yang tinggal cukup jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, terpaksa memilih tidak berangkat sekolah setelah kendaraan yang biasa digunakan kehabisan BBM. Selasa, 8/9/2026

Kondisi tersebut terjadi di tengah keterbatasan pasokan BBM berbagai jenis yang dirasakan masyarakat. Situasi ini disebut berkaitan dengan proses revitalisasi Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang berdampak terhadap kelancaran distribusi BBM ke sejumlah wilayah.

Bacaan Lainnya

Keterbatasan pasokan juga dirasakan di Pertashop wilayah Kecamatan Sukosari. Warga yang berada jauh dari SPBU pun harus mencari alternatif lain untuk mendapatkan BBM guna memenuhi kebutuhan transportasi.

Bagi siswa tersebut, persoalan BBM bukan sekadar kesulitan untuk berangkat sekolah. Setelah kendaraan kehabisan bahan bakar, ia bahkan kebingungan untuk kembali ke rumah karena jarak yang cukup jauh.

“Kalau BBM tidak ada, mau berangkat sekolah bagaimana. Jarak rumah dengan SPBU juga jauh. Pertashop juga gak ada, ini Kendaraan saya sudah tidak ada bahan bakarnya kak, untuk pulang pun bingung,” demikian gambaran kondisi yang dialami siswa tersebut yang enggan disebut namanya.

Situasi ini menjadi perhatian karena ketersediaan BBM berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat. Bagi warga yang tinggal jauh dari SPBU, keberadaan Pertashop menjadi salah satu pilihan untuk memperoleh BBM tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Namun, ketika pasokan BBM mengalami keterbatasan, masyarakat di wilayah pelosok menjadi pihak yang cukup merasakan dampaknya. Aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan siswa menuju sekolah, ikut terdampak.

Baca Juga :  Atasi Krisis Air Bersih, Polres Bondowoso Bantu Warga Dusun Nyambungan Desa Kemuningan

Masyarakat berharap distribusi BBM segera kembali normal sehingga kebutuhan transportasi warga dapat terpenuhi. Kepastian pasokan dinilai penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari SPBU dan mengandalkan kendaraan bermotor untuk beraktivitas. (Arik Kurniawan)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *